Sunday, July 12, 2026

Sekilas Buku 'On Writing'

Buku On Writing "Charles Bukowski" (Penulis 2026)


Judul Buku    : On Writing

Penulis           : Charles Bukowski

Penerbit          : Shira Media

Tahun Terbit   : 2020

Halaman        : 254

Charles Bukowski dalam Bukunya berjudul On Writing sudah membawa pembaca menjelajahi surat-suratnya yang dikirimkan ke berbagai tokoh yang hadir di hidupnya. Linda Lee Bukowski menyortir surat-surat yang dibuatnya menjadi alur cerita dalam pikiran Bukowski. Dalam buku itu, pembaca seolah dibawa merasakan seperti yang Charles Bukowski rasakan. Dari dimana ia banyak ditolak di berbagai media dalam tulisannya.

Bagaimana ia berjuang turun dan naik dalam dunia sastra dan penulisan. Bagaimana ia hiatus dan justru kehilangan rasa menulisnya, padahal sudah jutaan lembar berhasil ia tuangkan. Bukowski sebagai penulis legendaris pun tak lepas dari rasa kecewa dan jatuh bangun yang dialami manusia. Hingga kala tertentu iapun tak jarang membuang tulisannya ke tempat sampah dan memusnahkan begitu saja dalam kobaran api yang tiada daya. 

Bahkan ada dikala tertentu Bukowski tak segan untuk meminta salinan yang pernah ia buat kepada rekan-rekan dan editornya. Perjuangannya begitu keras, hingga ia pernah berganti profesi dan tetap menjadikan tulisan sebagai pesona dan obat utamanya dalam kehidupan. Meski ia berkelut dengan kehidupan yang begitu gelap, baik di penjara, club, jalanan, hingga ke pelosok kemelaratan kehidupan. Bukowski dapat mengingatkan kita kembali bahwa tulisan bisa menjadi teman dan perekam cerita, sebagai saksi hidup meskipun raga telah tiada.

Dalam beberapa suratpun pernah diceritkan bahwa tulisan atau menulis bisa menjadi penyakit yang menyenangkan dan tak bisa disembuhkan. Surat-surat darinya menyadarkan kita betapa ia bahagia ketika menulis. Itu adalah bagian dari kekuatan alami dari manusia yang tidak semua bisa merasaknnya dan tentunya punya risiko yang nyata.

Hal ini bisa menjadi penyentil sederhana utamanya dalam jaman sekarang yang serba dipermudah dengan AI atau kecerdasan Artificial. Tulisan sudah bukan dimanusiakan lagi. Tulisan hadir tanpa orisinalitas ketikan atau sentuhan tangan dan pikiran yang tertuang dari otak dan hati. Ia bisa tersaji bahkan hanya dengan beberapa kata menjadi satu tumpukan lembaran tak bermakna. Ia sudah sirna dengan human interest yang ada.

On writing setidakmya menyadarkan akan arti pentingnya menulis dari Jiwa, raga dan hati sang manusia secara langsung yang hadir apa adanya.  Hasil natural dan klasik seperti ini Bukowski anggap sebagai Dulce et Utile (Nikmat dan Berguna). Sebagai bagian dokumentasi melalui kata yang memanusiakan manusia.

0 comments:

Post a Comment